Posted in AU, BTS, General, Romance

He Has His Own Way

1-he-has-his-own-way

He Has His Own Way by GbubbleuMy

Genre  : Romance, AU

Rating : General

Length : Ficlet

Cast : Jeon Jungkook (BTS), Jun Jinhee (OC)

Di akhir minggu seperti ini tidak biasanya kuhabiskan dengan berada di luar rumah.
Padahal, dulu, sebelum aku punya kekasih, paling tidak bisa dihitung dengan jari berapa kali aku keluar rumah dalam sebulanㅡselain keluar untuk sekolah tentunyaㅡ.

Selain aku lebih suka berdiam diri di rumah, aku juga malas untuk berbaur dengan dunia luar yang penuh hiruk pikuk.

Kawasan Lotte World tentu saja ramai di hari-hari seperti ini.
Ada yang bergerombol bersama teman-teman, ada yang bersama keluarga, ada yang sendirian, ada juga yang berduaan saja. Seperti aku dan Jungkook.

Daripada disebut berkencan, kalau dilihat, aku dan Jungkook lebih seperti Raja dan Rakyat Jelata.

Aku si Rakyat Jelata yang setia mengikuti Jungkook yang berjalan di depanku.

Wajahnya sama sekali tak berekspresi. Daripada dibilang serius seperti biasanya, wajah Jungkook terlihat lebih santai, seakan menikmati keramaian yang tercipta disini.
Sama sekali tak mempedulikankuㅡatau setidaknya merasa kehilangankuㅡyang tidak lagi berjalan di sampingnya.

Begitulah Jungkook.
Orangnya dingin, cuek, dan bicara hanya seperlunya.
Kalau aku belum mengenal dia sebaik ini, dulu, aku selalu menyebutnya Pangeran Es Bisu.
Bukan bermaksud mengejek.
Kau taulah, dia itu tak banyak bicara seperti orang normal lainnya.
Tapi kuakui, dia tampan.

Kalau ditanya, dulu, apa aku menyukainya. Aku dengan cepat bilang tidak.
Kenapa? Karena aku tidakㅡbelumㅡmengetahui segala tetek bengek tentangnya.
Meskipun dia tampan tapi jika sifatnya buruk aku tentu saja tidak mau.

Beda dengan sekarang, bahkan menjadi kekasihnya adalah hal paling menyenangkan dan bisa membuatku senyum-senyum sendiri. Haha…

Terlalu banyak memikirkan hal ini itu membuatku tak sadar jika sudah berada di dekat kawasan bianglala.

Memang Jungkook mau naik bianglala? Dia kan takut ketinggian.

Aku baru akan menggapainya ketika secepat kilat keseimbanganku sudah goyah karena tali sepatu di kaki kananku yang hendak melangkah diinjak oleh kaki kiriku sendiri.
Detik itu pula aku jatuh. Jatuhnya sungguh tidak elit dengan dengkul menyentuh jalan aspal duluan dan kemudian tengkurap disana.

Aku menyerukan nama Jungkook sebelum akhirnya meringis, menahan perih.

Kulihat dia menghentikkan langkahnya dan menoleh ke belakang.

Mendapatiku yang sudah tersungkur ke tanah, aku bisa lihat dia berlari mendekatiku. Dan tanpa banyak bicara langsung membantuku berdiri dan menggiringku ke bangku kayu yangㅡuntungnyaㅡada di dekat situ.

“Perih..”

Aku meringis. Tidak tahu untuk siapa aku berbicara. Tapi kurasa aku bicara pada diriku sendiri.

Jungkook berjongkok. Membersihkan sisa pasir yang menempel di dengkulku yang terlihat membiru dan sedikit ada noda darah dengan hati-hati.

Aku memperhatikannya sambil tetap meringis.

“Kenapa bisa jatuh?”

“Tali sepatuku lepas”

Kudengar ia menghela nafas.

Lalu detik selanjutnya langsung beralih ke sepatuku, mengikat talinya yang sudah terurai ke tanah dengan gerakan pelan.

“Kau ini tidak bisa mengikat tali sepatu ya? Lain kali jangan pakai yang ada talinya. Aku tidak mau kau jatuh lagi”

Dari tempatku aku memandang Jungkook dengan senyuman lebar.
Bukan. Bukan karena Jungkook bilang aku tak bisa menali sepatu.
Aku senang, karena dia menunjukkan sisi dirinya yang seharusnya bisa kurasakan tapi terlalu naif untuk Jungkook perlihatkan.

Dia romantis. Romantis dengan caranya sendiri.

kkeut

Advertisements

Author:

Post about BTS and EXO!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s